Lucky Hakim Menghadap Dedi Mulyadi setelah Dicecar Kemendagri
"Lalu beliau kasih tahu bahwa kepala daerah itu, walaupun semuanya pada libur, tapi kepala daerahnya tidak," sambung Lucky.
Pada Selasa kemarin Lucky Hakim telah menjalani pemeriksaan selama dua jam oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri.
Lucky dicecar total 43 pertanyaan terkait perjalanannya ke Jepang, yang diduga melanggar ketentuan larangan bepergian ke luar negeri bagi kepala daerah selama masa libur Lebaran.
"Ada sekitar 43 pertanyaan, ada 2 jam-an lebih tadi terkait tentang berangkat secara umum ya, berangkat ini kapan berangkatnya, lalu fasilitas apa yang saya gunakan," ujar Lucky.
Dalam pemeriksaan tersebut, Lucky mengakui bahwa dirinya tidak mengantongi izin dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Dia pun menyampaikan permintaan maaf kepada berbagai pihak, khususnya kepada masyarakat Indramayu.
"Betul saya pergi tidak membawa surat izin dari Pak Menteri Kemendagri, tidak membawa izin. Tapi ini salah saya. Jadi saya minta maaf, khususnya pada masyarakat Indramayu, kepada masyarakat Indonesia juga," tuturnya.
Dia mengaku pasrah apabila menerima sanksi pemberhentian sementara selama tiga bulan dari jabatannya sebagai kepala daerah.
Bupati Indramayu Lucky Hakim bakal menghadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Rabu (9/4) ini soal liburan ke Jepang tampa izin.
- Percepat Pemulihan Pascabencana, Kasatgas Tito Minta Hibah Antardaerah Tuntas Pekan Depan
- Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Mempercepat Realisasi Tambahan TKD
- Wamendagri Ribka Dorong Pemda di Papua Selesaikan RAP Dana Otsus Tambahan & DTI 2026
- Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Jadi Aktivis Berdaya Saing Global
- Ditjen Bina Pemdes Dorong Percepatan Registrasi 305 Posyandu di Muna
- Mendagri Cek Penerima BSPS di Jakbar, Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah Lewat APBD
JPNN.com




