Mantan Kiper Persebaya Tampil Luar Biasa di Liga Tiongkok

Mantan Kiper Persebaya Tampil Luar Biasa di Liga Tiongkok
LEVEL DUNIA: Zeng Cheng bersama Dahlan Iskan saat datang di Surabaya 2005. Cheng yang saat itu masih berusia 18 tahun diboyong dengan status pinjaman dari Wuhan Guanggu. FOTO: DOK.JAWAPOS/JPNN

Di Evergrande, dia hanya mencatat delapan kali clean sheet.

Padahal, sebelumnya, Cheng mencatatkan lebih dari sembilan clean sheet semusim di Liga Super Tiongkok.

’’Kami sempat ingin mencari kiper lain. Tapi, tidak ada yang setangguh dia,’’ lanjut mantan pelatih Chelsea dan timnas Brasil itu. Musim ini, di semua ajang, Cheng hanya memberikan tujuh laga bagi Dianzuo Liu, kiper pelapisnya. Itu pun sekali di CSL dan enam lainnya di Piala FA Tiongkok.

Terlepas dari keluhan Scolari, aksi Cheng tetap menjadi kontribusi terbesar Evergrande dalam meraih tujuh gelar juara CSL secara beruntun.

’’Di dunia, hanya ada dua klub yang mampu menjuarai liga domestiknya dalam tujuh musim beruntun. Yakni, (Olympique) Lyon dan kami,’’ kata Paulo Turra, asisten pelatih Evergrande, sebagaimana dilansir ESPN.

Turra duduk di bench Evergrande Minggu lalu karena Scolari terkena sanksi.

Scolari tidak diizinkan mendampingi pemainnya dalam tiga laga setelah diusir wasit pada laga melawan Yanbian Funde (13/10).

’’Fans sepak bola Tiongkok seharusnya bangga. Sebangganya mereka kepada pemainnya di tim ini,’’ tambah Turra. (ren/c18/bas)


Keberhasilan Guangzhou Evergrande menjuarai Liga Super Tiongkok (Chinese Super League/CSL) 2017 tak lepas dari performa hebat Zeng Cheng.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News