Sabtu, 16 Februari 2019 – 04:15 WIB

Mantan Rapper Gereja Perkosa Pasien Lumpuh Total

Kamis, 07 Februari 2019 – 15:23 WIB
Mantan Rapper Gereja Perkosa Pasien Lumpuh Total - JPNN.COM

jpnn.com - Nathan Sutherland tiba di ruang pengadilan Maricopa County Superior Court Selasa pagi. Dengan baju tahanan oranye, dia maju ke depan podium. Yang keluar dari mulutnya hanya sepintas identitas dan tanggal lahirnya. Setelah itu, David Gregan, pengacaranya, memulai sesi pembelaan.

Dia mengklaim bahwa kliennya tak berasalah. Bukti yang dibawa jaksa penuntut, yakni hasil tes DNA, tak cukup kuat. "Sama seperti semua warga AS, Tuan Sutherland berhak untuk mendapatkan pembelaan total," ungkapnya sebagaimana ditulis Associated Press.

Sutherland, bapak empat anak tersebut, terus menjadi buah bibir. Dia dituduh meniduri pasien yang hampir seluruh tubuhnya lumpuh. Seorang bayi laki-laki lahir dari rahim perempuan itu pada 29 Desember tahun lalu.

Kelahiran si jabang bayi pada 29 Desember tersebut tentu mengagetkan keluarga pasien perempuan yang identitasnya tidak dikabarkan itu. Siapa ayah jabang bayi tersebut? Mereka pun langsung meminta penyelidikan terhadap kasus pemerkosaan itu.

"Dia tak bisa bicara, namun bukan pasien koma. Dia bisa menggerakkan kepala dan anggota badan," ujar pengacara keluarga melalui pernyataan resmi.

Kesadaran minimal sang pasien tersebut membikin semua orang miris. Sebab, dia tentu sadar sedang disetubuhi pelaku. Namun, dia tidak punya daya untuk menolak kekejian itu.

Karena tak ada bukti rekaman video, satu-satunya jalan memang dengan mencocokkan DNA semua pihak yang dicurigai. "Kami berutang kepada sang bayi soal keberhasilan kami," kata Sersan Kepolisian Phoenix Tommy Thomson.

Hasil tes mengagetkan. Juga meresahkan. Terutama di kalangan keluarga pasien yang dirawat di pusat perawatan tersebut. Salah seorang yang resah adalah Angela Gomez, ibu pasien di Hacienda. Anaknya ditangani langsung oleh Sutherland. "Dia sangat perhatian. Bahkan, saya sempat bicara bahwa saya lega dia yang menjaga anak saya," ungkapnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar