Mas Nadiem: Kami Membebaskan Mahasiswa Indonesia dari Batasan-Batasan untuk Belajar

Mas Nadiem: Kami Membebaskan Mahasiswa Indonesia dari Batasan-Batasan untuk Belajar
Mendikbudristek Nadiem Makarim. Foto tangkapan layar YouTube Kemendikbudristek

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim resmi melepas keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) secara virtual.

Sebanyak 970 mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berhasil lulus seleksi program yang berlangsung selama satu semester.

Para mahasiswa tersebut akan mencari pengalaman dan membangun kolaborasi internasional untuk menjadi calon pemimpin berwawasan global di masa depan. 

Program IISMA yang didukung pendanaannya oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tersebut diluncurkan pada Mei lalu. Para mahasiswa aktif tingkat sarjana (S-1) penerima program IISMA akan belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka dunia mitra Kemendikbudristek.

Kesempatan itu diberikan kepada mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya sesuai minat dan cita-citanya.

“Para peserta IISMA akan melaksanakan pertukaran mahasiswa di 39 perguruan tinggi kelas dunia di 28 negara. Ini prestasi membanggakan dan sungguh luar biasa,” ucap Menteri Nadiem saat melepas keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa IISMA secara daring, Senin (9/8). 

Dirinya menilai, pencapaian itu merupakan kebanggaan bagi setiap mahasiswa yang terpilih karena mahasiswa yang mendaftar program ini sebanyak 2.551 mahasiswa dari seluruh Indonesia. 

“Ini bukti bahwa meskipun kita sedang hidup pada masa penuh keterbatasan, sesungguhnya kesempatan itu masih ada,” tegas Menteri Nadiem. 

Mendikbudristek Nadiem Makarim meminta para mahasiswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa IISMA membangun kolaborasi internasional

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News