Melanggar PPKM Darurat, Puluhan Warga  Dites Usap, Bila Positif Langsung Diisolasi

Melanggar PPKM Darurat, Puluhan Warga  Dites Usap, Bila Positif Langsung Diisolasi
Satgas COVID-19 Singkawang melakukan swab pada warga yang melangar PPKM mikro di kota itu (ANTARA/Rudi)

jpnn.com, SINGKAWANG - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menemukan puluhan warga yang tidak mematuhi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat pada hari ketiga pelaksanaan kebijakan tersebut. 

Satgas pun melakukan tes usap kepada puluhan warga itu.

"Puluhan warga yang terdiri dari pemilik usaha warung kopi, pengunjung dan pedagang kaki lima Pasar Beringin Singkawang terpaksa harus diusap, bahkan anak kecil pun tidak luput dari kegiatan tersebut,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Minggu (11/7).

Dia menambahkan bahwa dengan diberlakukannya PPKM darurat pasca-Kota Singkawang berada pada zona merah penyebaran Covid-19 diharapkan masyarakat Singkawang tidak keluyuran dan nongkrong di warung kopi atau kafe, restoran apalagi di taman kota pada malam hari.

"Karena pada penerapan  PPKM Darurat, sudah disebutkan bahwa lewat dari pukul 20.00 WIB sudah tidak ada lagi aktivitas masyarakat di pasar," tuturnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang menurunkan empat tim medis untuk melakukan tes usap kepada warga maupun pelaku usaha yang masih membandel. 

“Hasil usap bisa diketahui besok. Apabila ada yang positif Covid-19, maka akan kami isolasi terpusat ke tempat yang sudah disiapkan," kata wali kota Singkawang itu.

Sementara, Kapolres Singkawang Ajun Komisaris Besar Polisi Prasetiyo Adhi Wibowo meminta  masyarakat setempat mematuhi PPKM darurat yang sudah dikeluarkan pemerintah.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Singkawang melakukan tes usap kepada puluhan warga yang tidak mematuhi PPKM darurat. Apabila ada warga yang hasil tesnya positif Covid-19, maka akan langsung diisolasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News