Melempar Telur ke Politisi Sudah Lama Jadi Tradisi di Australia

Di dalam negeri, dia diusulkan mendapat pengharagaan Australian of the Year. Website penggalangan dana baginya sejauh ini telah mengumpulkan $ 47.000 (Rp 470 juta).
Dr Tim Dean, pakar filsafat dari University of Sydney, menyatakan sebaiknya kita hati-hati jangan sampai menolerir segala bentuk kekerasan politik, terlepas seberapa kecilnya.
Dia mengatakan meski pernyataan Senator Anning harus dikecam, namun kekerasan seharusnya hanya digunakan sebagai pertahanan atau jika tidak ada alternatif lain.
Dr Dean menjelaskan meski melempari politisi dengan telur jadi tradisi politik, namun sebenarnya jarang mencapai tujuan yang konstruktif.
Profesor John Uhr, pakar politik dari Australian National University, menyebutkan remaja Melbourne itu bertindak gegabah dengan mengeprukkan telur ke kepala Anning.
Padahal, jika dilemparkan dari jarak tertentu, katanya, tindakan ini akan tampak kurang keras.
"Secara harafiah dia itu memukul si senator," kata Profesor Uhr kepada ABC.
Namun dia menjelaskan pujian banyak pihak untuk tindakan remaja yang dijuluki "Egg Boy" itu jelas terkait dengan reputasi senator Anning sendiri.
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas