Membedah Manfaat Kartu Tani untuk Kesejahteraan Petani

Membedah Manfaat Kartu Tani untuk Kesejahteraan Petani
Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy. Foto: Humas Kementan

Dalam proses ini petani menunjukkan e-KTP asli dan menyebutkan nama ibu kandung. Kemudian petugas melakukan pengecekan ke server bank di lanjutkan pembuatan buku tabungan.

“Setelah proses ini rampung, petugas bank akan menyerahkan kartu tani dan buku tabungan," kata Sarwo.

Kartu tani langsung bisa digunakan untuk pembelian pupuk subsidi. Petani yang akan membeli pupuk subsidi tinggal membawa kartu tani data ke agen atau pengecer yang telah ditunjuk.

"Kemudian kartu tani digesek pada mesin EDC di kios untuk melakukan pembelian pupuk subsidi sesuai dengan kebutuhan,” paparnya.

Dia menambahkan, petani juga bisa mengecek kembali alokasi sisa kuota pupuk. Setelah melakukan transaksi, pengecer menyerahkan pupuk ke petani dan transaksi selesai petani dapat membawa pulang pupuk tersebut.

Tidak hanya untuk membeli pupuk, kartu tani juga berfungsi sebagai kartu debet dan alat transaksi penjualan hasil panen.

Selanjutnya hasil panen diinput dan muncul nilai pembayaran di server SINPI. Setelah itu SINPI mengirimkan laporan melalui sms ke HP Petani.

"Di HP petani ada laporan jumlah panen dan nilai jualnya (rupiah). Nilai jual tersebut masuk ke rekening petani lalu dapat dicek saldo melalui ATM,” ujarnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, Kartu Tani diharapkan membawa dampak yang positif bagi semua kalangan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News