Mengerikan! Dari 58 Orang Jemaah Pengajian Jangkaran, Cuma 1 yang Negatif Covid-19

Mengerikan! Dari 58 Orang Jemaah Pengajian Jangkaran, Cuma 1 yang Negatif Covid-19
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

Baning mengatakan anggota jemaah yang terkonfirmasi COVID-19 telah menulari anggota keluarga lainnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat di Desa Jangkaran dan wilayah lainnya untuk tetap patuh dalam pelaksanakan protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, meski di saat semua kegiatan dilaksanakan, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

"Sampai saat ini, tempat ibadah di Desa Jangkaran masih ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," katanya.

Ia mengakui budaya berjabat tangan menjadi pemicu utama dalam penyebaran COVID-19 di Jangkaran sehingga penyebaran COVID-19 sangat cepat.

Untuk itu, ia berharap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berjabat tangan, dan tetap memakai masker, dan mencuci tangan," kata Baning Rahayujati. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Kasus pertama Covid-19 yang ditemukan dari klaster pengajian Jangkaran itu adalah imam masjid yang berkunjung ke Purworejo.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News