Mengetahui Hal Ini Ganjar Pranowo Emosi, Nada Bicaranya Meninggi

Mengetahui Hal Ini Ganjar Pranowo Emosi, Nada Bicaranya Meninggi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek pengiriman minyak goreng curah. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

"Ini semua sudah menjerit, pak, saya minta bantuannya. Kalau njenengan tidak mampu, langsung lapor ke kami biar bisa dibantu. Nanti saya bantu teleponkan pejabat-pejabat yang di atas sana," ujarnya.

Selain ke PT PPI, Ganjar juga memastikan pasokan minyak goreng curah di PT RNI.

Ganjar juga mengecek pemasok minyak goreng curah dari swasta yakni PT Best.

Seusai melakukan pengecekan, Ganjar mengatakan bahwa memang terjadi keterlambatan pengiriman minyak goreng curah ke Jateng dan PT PPI sebagai penanggung jawab diminta lebih tegas terkait hal ini.

"PPI lambat ini, seharusnya datang tanggal 3, tetapi baru besok. Ini kita mesti serius betul karena presiden sudah perintahkan begitu, yang di bawah bekerjanya harus benar. Kalau tidak, kita mendapat tamparan keras dari rakyat," katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga akan berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait perubahan kuota minyak goreng curah, yakni dari semula 3.000 ton menjadi 2.600 ton.

"Kalau 2.600 ton ya hitung-hitungan kita hanya dua minggu, makanya kita akan hitung nantinya, termasuk mengoptimalkan yang dari PT RNI untuk datang lagi. Selain itu, dari perusahaan swasta seperti PT Best ini juga bisa menyulami," ujarnya. (antara/jpnn)


Ganjar Pranowo emosi lalu sebut presiden dan pejabat. Dia juga tak mau mendapat tamparan keras dari rakyat.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News