Menikmati Kerja, Warga Indonesia di Australia Belum Pensiun Meski Usia Sudah 70 Tahun

Menikmati Kerja, Warga Indonesia di Australia Belum Pensiun Meski Usia Sudah 70 Tahun
Pemilik toko daging halal berusia 70 tahun Sjahrir Laonggo mengatakan tidak rela meninggalkan bisnisnya di mana ia bertemu pelanggan yang sudah seperti keluarga. (Supplied)

Di tahun 2018, misalnya, warga Australia berusia di atas 65 tahun memiliki angka partisipasi kerja sebesar 13 persen, dibandingkan tahun 2006 di mana hanya terdapat 6 persen.

Bagi Poppy yang hobi berkebun, usia seharusnya tidak menghalangi seseorang dari terus belajar.

"Kita juga mesti update, karena ini lebih baik daripada tidak tahu apa-apa," kata Poppy yang sering minta diajarkan tentang teknologi oleh anak muda.

Menikmati Kerja, Warga Indonesia di Australia Belum Pensiun Meski Usia Sudah 70 Tahun Photo: Sjahrir (baris kedua tiga dari kanan) masih suka bersosialisasi dengan warga di Perth bila tidak bekerja. (Supplied)

 

Pesan penyemangat juga disampaikan oleh Sjahrir yang juga suka berkebun dan bersosialisasi dengan komunitas Indonesia di Perth.

"Selama masih punya semangat jangan berhenti usahakan banyak membaca, aktif, bergerak, supaya semangat."

Sementara itu, meski mengaku akan terus bekerja selama kondisinya masih kuat, Rum tetap memiliki impian bagaimana ia akan menghabiskan masa pensiun nantinya.

"Pengennya cuma menjaga cucu-cucu saja," pungkas Kakek dari empat orang cucu ini.

Sepuluh hari lagi, Sjahrir Laonggo akan meniup lilin ulang tahunnya ke-70, namun pria Indonesia yang tinggal di Perth, Australia ini sama sekali belum berencana untuk pensiun

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News