Mentan Pantau Gudang Pupuk Subsidi Milik Pupuk Kujang

Mentan Pantau Gudang Pupuk Subsidi Milik Pupuk Kujang
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan ke gudang pupuk milik dua anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, yakni PT Pupuk Kujang dan PT Petrokimia Gresik di Indramayu, Sabtu (5/9). Foto dok Pupuk Kujang

Dia menjelaskan, untuk stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang Kabupaten Indramayu sampai dengan 31 Agustus 2020 mencapai 7.340 ton.

Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Indramayu untuk Urea mencapai 48.950 ton atau 101% dari ketentuan Distan sebesar 48.036 ton.

Selain pupuk urea, kesiapan stok Petroganik sebanyak 714 ton atau 1758 % dari ketentuan stok sebesar 40 ton.

"Stok pupuk tersebut kami siapkan di gudang untuk siap disalurkan kapanpun jika alokasi subsidi ditambah untuk petani, sehingga petani tidak perlu menunggu lama untuk mengaplikasikan pupuknya," jelasnya.

Sementara itu, stok pupuk urea bersubsidi wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah tercatat sebanyak 122.533 ton atau 1147% dari ketentuan Distan sebesar 10.687 ton.

Sampai dengan 30 Agustus 2020, pihaknya telah menyalurkan 104% persen pupuk subsidi kepada petani

"Jumlah tersebut setara dengan sekitar 475.818 ton pupuk, dari ketentuan Distan sebesar 457.188 ton, dan Pupuk Kujang sudah menyalurkan sesuai alokasi dari pemerintah," serunya.

Guna mengantisipasi kebutuhan petani yang tidak tercantum dalam ERDKK dan tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi, Pupuk Kujang mewajibkan  distributornya agar selalu menyiapkan stok pupuk non subsidi jenis Urea,NPK dan Organik di setiap kios.

Kunjungan Mentan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi jelang musim tanam kedua pada Oktober mendatang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News