Mentan Syahrul Yasin Limpo Genjot Peremajaan Sawit Rakyat 180 Ribu Hektare per Tahun

Mentan Syahrul Yasin Limpo Genjot Peremajaan Sawit Rakyat 180 Ribu Hektare per Tahun
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat membuka Rapat Koordinasi Kelapa Sawit Nasional yang berlangsung di Jakarta, Senin (27/2). Foto: Dokumentasi Humas Kementan

"Sejak awal rapat koordinasi ini telah banyak diupayakan baik pemerintah maupun stakeholder lainnya guna mendorong program PSR dapat berjalan lebih cepat lagi dan lebih baik lagi," jelasnya.

Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah menambahkan tujuan Rapat Koordinasi Kelapa Sawit Nasional ini untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah, perusahaan, dan para asosiasi pekebun kelapa sawit maupun perusahaan agar secara konkret dan konsisten untuk mengakselerasi pencapaian program PSR.

Selanjutnya untuk mendapat komitmen sekaligus menjaring masukan dalam merumuskan langkah-langkah yang harus dijalankan.

"Pada tahun ini, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan telah mendistribusikan target program PSR di 20 provinsi dan 112 kabupaten/kota yang berpotensi mengajukan usulan program PSR," kata Dirjen Andi.

Sementara itu, lanjut dia, distribusi target untuk pengusulan kemitraan dengan perusahaan perkebunan berada di 11 provinsi dan 24 kabupaten/kota.

Andi menjelaskan untuk membangun komitmen lintas kementerian atau lembaga khususnya antara Kementerian Pertanian dengan Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Karena itu, dalam rangkaian rapat koordinasi ini akan dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mengakselerasi pelaksanaan program PSR.

Melalui adanya komitmen bersama ini diharapkan dapat mengeliminir tantangan di tingkat lapangan khususnya dalam pengurusan administrasi untuk kelengkapan persyaratan pengajuan usulan PSR.

Mentan Syahrul Yasin Limpo menargetkan program peremajaan sawit rakyat atau PSR mencapai 180 ribu hektare per tahun, simak pernyataannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News