MRT Jakarta Teken Kerja Sama dengan Sojitz Corporation, Nilai Kontrak 4,2 Triliun

MRT Jakarta Teken Kerja Sama dengan Sojitz Corporation, Nilai Kontrak 4,2 Triliun
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi, Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/5). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) menandatangani kerja sama dengan Sojitz Corporation untuk pembangunan CP 205 Fase 2A MRT Jakarta bagian sistem perkeretapian dan rel (track).

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan bahwa proses tender CP205 menggunakan international competitive bidding.

“Rencananya periode kontrak CP205 berlangsung selama 75 bulan, yaitu hingga akhir 2029,” ujar Tuhiyat di Stasiun MRT Bundara HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/5).

CP 205 merupakan bagian dari paket kontrak kerja pembangunan MRT Jakarta fase 2A.

Paket kontrak 205 ini meliputi gardu induk (substation system), sistem distribusi daya (power distribution system), listrik aliran atas (overhead contact system), persinyalan (signaling), telekomunikasi, Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), rel (track), dan pintu tepi peron (platform screen doors).

Nilai kontraknya sebesar Rp 4,2 triliun. CP205 akan mendukung operasional MRT Jakarta dari Bundaran HI hingga Kota.

"Sejauh ini, kerja sama Indonesia dan Jepang telah menjadi andalan pada sektor transportasi publik di Kota Jakarta,” kata dia.

Melalui penandatanganan kontrak paket CP 205 yang mencakup railways system dan track works ini, telah menandai perjalanan penting pembangunan fase 2A MRT Jakarta.

PT MRT Jakarta menandatangani kerja sama dengan Sojitz Corporation untuk pembangunan CP 205 Fase 2A MRT Jakarta bagian sistem perkeretapian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News