Muhammadiyah Bereaksi Keras Tolak Tudingan Suap China terkait Muslim Uighur

Muhammadiyah Bereaksi Keras Tolak Tudingan Suap China terkait Muslim Uighur
Muslim Uighur di Tiongkok. Foto: Reuters

Oleh karena itu, Anwar mengutuk sikap dan tindakan pemerintah China terhadap umat Islam Uighur. Hal itu juga berlaku bagi Amerika Serikat yang zalim terhadap rakyat Afghanistan dan Palestina.

MUI dan Muhammadiyah, kata dia, cinta damai dan keadilan. Maka, meskipun seribu kali pemerintah China mengundang MUI dan Muhammadiyah untuk datang ke China sikap terhadap Uighur tidak akan berubah.

"Maka selama pemerintah China tidak bisa menghormati hak-hak beragama dari rakyat Uighur maka MUI dan Muhammadiyah akan tetap bersuara dengan lantang melawannya," katanya.

Demikian juga, kata dia, untuk kasus di Afghanistan dan Palestina. Selama Amerika tidak menghormati hak-hak rakyat Afghanistan dan Palestina maka MUI dan Muhammadiyah jelas tidak akan tinggal diam.

MUI dan Muhammadiyah, kata dia, tidak memusuhi China dan Amerika.

"Yang kami musuhi adalah perbuatannya yang tidak benar dan tidak manusiawi tersebut," kata dia. (antara/jpnn)

Tiga organisasi Islam besar termasuk Muhammadiyah dituding menerima suap dari pemerintah China terkait etnis Muslim Uighur.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News