Mukjizat, Mata Air di Cianjur Tak Pernah Kering

Mukjizat, Mata Air di Cianjur Tak Pernah Kering
Warga sedang mengambil air dari mata air yang tak pernah kering. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

jpnn.com, CIANJUR - Kemarau panjang tahun ini membuat sumber mata air di berbagai daerah mengering. Bak pepatah ‘mencari jarum di tumpukan jerami’, warga pun mencari sumber-sumber air bersih yang masih bisa dimanfaatkan.

Namun, warga Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, sedikit lebih beruntung karena memiliki mata air yang tidak pernah habis. Kendati kemarau panjang sekalipun. Yang cukup unik, sumber air tersebut kontras dengan kondisi di sekitarnya.

Padahal, sawah-sawah di sekitarnya sudah mengering. Bahkan tak sedikit yang tanahnya pecah-pecah.

Mata air yang terletak sekitar 300 meter dari Kantor Desa Babakan Caringan ini selalu diserbu banyak warga setiap musim kemarau datang. Meraka membawa berbagai wadah untuk mengambil airnya guna kebutuhan sehari-hari.

Deni Setiabudi, tokoh masyarakat setempat mengatakan, sumber mata air yang berada di tengah sawah itu ditemukan warga sekitar tujuh tahun yang lalu.

Sumur itu ditemukan saat musim kemarau. Entah apa penyebabnya, saat warga kesulitan mendapatkan air bersih, tiba-tiba ada air yang menyembur dari permukaan tanah.

Mengetahui hal tersebut, warga langsung berbondong-bondong mengambil airnya. “Karena kan waktu itu warga juga butuh air bersih. Makanya warga langsung berdatangan,” terangnya.

Sejak saat itu, lanjutnya, sumber mata air tersebut selalu dimanfaatkan warga ketika musim kemarau datang. “Mau musim hujan atau kemarau, airnya tetap jernih dan bersih. Tidak bau,” jelasnya.

Mata air yang terletak sekitar 300 meter dari Kantor Desa Babakan Caringan selalu diserbu banyak warga setiap musim kemarau datang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News