Munarman: Kasus Kematian 6 Laskar FPI sudah Menjadi Perhatian Internasional

Munarman: Kasus Kematian 6 Laskar FPI sudah Menjadi Perhatian Internasional
Sebuah adegan dalam rekonstruksi penembakan terhadap Laskar FPI, di titik lokasi rest area kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek. Foto: ANTARA/Ali Khumaini

jpnn.com, JAKARTA - Deklarator Front Persatuan Islam (FPI) Munarman berharap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bisa mengusut secara tuntas kasus kematian enam laskar Front Pembela Islam, yang ditembak kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

Termasuk, sampai membongkar sutradara dari kasus itu.

"Pembantaian enam pengawal HRS harus diusut tuntas hingga ke otak perencananya," kata Munarman yang pernah berstatus Sekretaris Umum Front Pembela Islam saat dihubungi jpnn.com, Senin (4/1).

Menurut Munarman, kasus kematian enam laskar sudah menjadi perhatian internasional, sehingga penting bagi Komnas HAM mengusutnya hingga tuntas.

Tanpa penuntasan kasus tersebut, dunia internasional akan meragukan kredibilitas hukum di Indonesia.

"Kasus ini sudah ke level dunia internasional, mata dunia tertuju pada kinerja sistem hukum Indonesia, apakah masuk unwilling atau unable. Bila kedua indikasi ini terjadi, rezim akan dikenang sebagai rezim yang zalim," kata Munarman.(ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Menurut Munarman, kasus kematian enam laskar sudah menjadi perhatian internasional, sehingga penting bagi Komnas HAM mengusutnya hingga tuntas.


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News