Muriansyah Imbau Warga Sampit Waspada Ketika Keluar Rumah di Malam Hari

Muriansyah Imbau Warga Sampit Waspada Ketika Keluar Rumah di Malam Hari
Komandan Jaga BKSDA Pos Sampit Muriansyah bersama dua personel Manggala Agni memasang perangkap untuk menangkap beruang yang masuk ke permukiman warga di kawasan lingkar utara Jalan Seth Adji, Sabtu (12/6). Foto: ANTARA/Norjani

jpnn.com, SAMPIT - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah memasang perangkap besi untuk menangkap seekor beruang besar yang sering masuk ke pemukiman warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Beruang muncul di permukiman warga di kawasan lingkar utara Jalan Seth Adji Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, dan membuat cemas masyarakat.

"Saya dibantu dua personel Manggala Agni telah memasang perangkap tersebut sore tadi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap satwa tersebut," kata Komandan Jaga BKSDA Pos Sampit Muriansyah, Sabtu (12/6).

Beruang hitam seukuran orang dewasa itu muncul pada tengah malam dan terekam kamera tersembunyi atau CCTV dari rumah salah satu warga setempat.

Satwa ganas tersebut diduga masuk ke permukiman warga untuk mencari makanan. Pemicunya dimungkinkan karena makin sulitnya mendapatkan makanan di habitatnya.

Hasil observasi di lapangan, kata Muriansyah, terdapat kandang ternak di kawasan permukiman itu.

Selain itu, tanaman dan sampah rumah tangga juga bisa menjadi incaran beruang untuk mencari makanan.

Untuk menangkap beruang tersebut, BKSDA memasang perangkap berupa kandang besi yang diisi umpan berupa nanas dan hati ayam.

Hewan seukuran orang dewasa muncul pada tengah malam dan terekam kamera tersembunyi atau CCTV dari rumah salah satu warga.