Nasib Tim Oranje Tidak Lagi Berada di Tangannya

Nasib Tim Oranje Tidak Lagi Berada di Tangannya
Danny Blind. Foto: AFP

Akibatnya, kapal pun karam. Mereka menjadi kapal hantu yang dikutuk berlayar mengarungi tujuh samudra tanpa tujuan selamanya. Sikap seperti Fooke, tampaknya, ditunjukkan Blind. Dia memilih tetap bertahan tanpa berpikir untuk mundur sedikit pun.

"Mundur dari posisi saya?" kata Blind, sebagaimana dikutip Goal. "Itu sama sekali tak terlintas di pikiran saya. Kami masih memiliki kesempatan untuk lolos," lanjutnya.

Padahal, desakan mundur begitu kencang disuarakan media-media di Belanda setelah dua kekalahan beruntun di debutnya. Sebelum kalah oleh Turki kemarin dini hari, mereka juga takluk di Amsterdam Arena oleh Islandia 0-1 (3/9). Belanda kini berada di ambang aib. Sebab, sejak 1984, mereka tidak pernah absen dari Euro. 

Datang ke Torku Arena, Konya, dengan keharusan menang atau setidaknya seri, mereka dihajar tuan rumah Turki 0-3. Gawang kiper Jasper Cillessen dibombardir gol Oguzhan Ozyakup pada menit kedelapan, disusul Arda Turan (26-146) dan Burak Yilmaz (85-146). 

Performa Robin van Persie dkk memang menyedihkan saat melawan Turki. Playmaker Wesley Sneijder gagal memerankan diri sebagai pengatur permainan. Dia seolah hilang di tengah kepungan gelandang-gelandang Turki.

Blind juga tidak menunjukkan dirinya sebagai tactician hebat. Tidak ada antisipasi perubahan taktik. Pengamat taktik sepak bola Belanda Willem Hoeg menilai, ada kerenggangan cukup luas antara lini depan, tengah, dan belakang. 

Imbasnya, Belanda selalu ringkih saat lawan melakukan serangan balik. "Sejak era Hiddink sampai Blind, tercatat 20 persen serangan balik dilakukan lawan dan bisa dikonversi menjadi gol," kata Hoeg.

Beberapa media di Belanda menuding ketidakbecusan Blind menangani tim lantaran nepotisme. Sekretaris Jenderal KNVB (asosiasi sepak bola Belanda) Bert van Oostveen yang lebih dekat dengan Blind memilihnya ketimbang beberapa calon potensial lain.

KONYA - Siapa yang menabur angin akan menuai badai. Itulah yang dialami Belanda saat ini. Keputusan memilih Danny Blind yang miskin pengalaman sebagai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News