NU Care Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Badai Seroja di NTT

Jumat, 18 Juni 2021 – 19:11 WIB
NU Care Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Badai Seroja di NTT - JPNN.com
PP NU Care-LAZISNU kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana siklon tropis Seroja di NTT. Foto: Dok. NU Care

jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU kembali menyampaikan amanah dari para donatur untuk membantu warga terdampak bencana siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April lalu.

Bantuan yang disalurkan PP NU Care-LAZISNU berupa kebutuhan pokok dan pembangunan MCK yang merupakan program recovery (pemulihan) pascabencana di NTT.

“Alhamdulillah, amanah dari seluruh donatur NU Care-LAZISNU, baik dari jaringan NU sendiri, instansi, perusahaan, dari komunitas untuk program NU Peduli NTT telah tersampaikan dan diterima langsung oleh warga terdampak bencana di NTT,” kata penanggung jawab penyaluran bantuan di NTT Slamet Tuharie usai pendistribusian bantuan kebutuhan pokok di Kota Kupang, Kamis (17/6/2021).

Menurut Slamet, sebelumnya sudah menyalurkan bantuan darurat tersebut dan saat ini kembali menyalurkan bantuan recovery, pemulihan pascabencana seperti pembangunan MCK.

Slamet menuturkan distribusi bantuan dilakukan selama dua hari (Rabu-Kamis) di tiga kabupaten/kota di NTT. Pada hari pertama di kampung mualaf di Desa Oebelo RT 20 RW 09 Kecamatan Amanuba Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan di Desa Wehali RT 19 RW 08, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Sementara pada hari kedua, bantuan disalurkan di beberapa titik di Kota Kupang yaitu di Kecamatan Kelapa Lima dan Kecamatan Alak, Kota Kupang.

“Hari pertama, perjalanan dari Kota Kupang ke Timor Tengah Selatan dengan waktu tempuh tiga jam setengah. Kedatangan kami disambut baik oleh warga di kampung mualaf yang dihuni oleh 16 KK di rumah-rumah adat Lopo,” kata Slamet.

Dia menjelaskan kedatangan bantuan bahkan disambut dengan tradisi lisan Natoni; dengan mengalungkan syal tenun khas NTT dan penuturan bahasa Dawan, bahasa suku Atoni di Pulau Timor.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...