Oh No...Gagal Tes, Honorer K2 Jakarta Dirumahkan

Oh No...Gagal Tes, Honorer K2 Jakarta Dirumahkan
Para honorer saat demo di depan Istana beberapa waktu lalu. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com - ‎Malang tidak dapat ditolak, untung tak bisa diraih. Seperti itulah yang dirasakan honorer kategori dua (K2) di DKI Jakarta.

Pascamengikuti tes ulang, banyak honorer K2 yang menjadi ‎PPSU (penanganan prasara dan sarana umum) dinyatakan tidak lulus. Alhasil mereka harus dirumahkan dan tidak bisa mendapatkan upah minimum regional (UMP) 2017.

"Banyak rekan kami yang gagal tes ulang. Mereka terpaksa harus dirumahkan," kata Nurbaiti, pengurus Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Pusat kepada ‎JPNN, Sabtu (24/12).

Saat ini menurut Nur, sapaan akrabnya, pihaknya tengah mendata berapa honorer K2 DKI Jakarta yang resmi dirumahkan‎. Dia memaklumi kenapa banyak K2 yang gagal tes.

"Bagaimana bisa jawab, soalnya aneh. Selain itu honorer K2 yang kerja di bagian administrasi dites kompetensi lapangan, ya nggak matching," ujarnya.

Para honorer K2 yang bekerja di kelurahan dan gagal tes, hanya bisa menerima nasib. Mulai tahun depan, tidak bekerja lagi.

"Kalau kami dirumahkan, bagaimana status honorer K2 kami. Sedangkan persyaratannya harus tetap bekerja terus menerus," keluh‎ honorer yang minta namanya tidak dipublish itu," tandasnya. 


JPNN.com - ‎Malang tidak dapat ditolak, untung tak bisa diraih. Seperti itulah yang dirasakan honorer kategori dua (K2) di DKI Jakarta.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News