Ortu Keluhkan Sistem Online

Ortu Keluhkan Sistem Online
NUNGGU - Ratusan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB) di Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Jawa Barat tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Terlihat dari banyaknya para pendaftar dari luar kota yang terlantar akibat lamanya pelayanan. ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON/JPNN.com

MAKASSAR  -- Sejumlah orang tua calon peserta didik mengeluhkan ribetnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN/SMKN melalui online tahun ini. Ada beberapa tahap yang harus dilalui.

    

Calon peserta didik harus mendaftar online melalui internet dahulu, kemudian mem-print out bukti pengajuan pendaftaran. Selanjutnya mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi data dan nilai siswa.

    

Jalur reguler dan prestasi yang mulai dibuka Senin, 30 Juni memberikan kuota yang besar dari total daya tampung setiap sekolah, yakni 70 persen. Dari pantauan FAJAR di SMAN 5 Makassar, Sulawesi Selatan, jumlah calon peserta yang akan melakukan verifikasi membeludak. Mereka rata-rata didampingi oleh orang tua atau wali. Mereka berdesak-desakan dan berlomba dapat antrean untuk masuk dalam ruangan tempat admin sekolah melakukan verfikasi.

    

Apalagi dalam jadwal batas verifikasi dibuka dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita saja. Siswa yang datang melakukan verifikasi hanya membawa surat

keterangan nilai sementara saja dari sekolah.

MAKASSAR  -- Sejumlah orang tua calon peserta didik mengeluhkan ribetnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN/SMKN melalui online tahun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News