PAN Bisa Kualat Kalau Tak Usung Amien Rais

PAN Bisa Kualat Kalau Tak Usung Amien Rais
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais usai acara buka puasa bersama di rumah dinas ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (/6). Foto: M Fathra/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Partai Amanat Nasional seharusnya lebih percaya diri usai pilkada serentak kemarin. Pasalnya, hasil pemungutan suara memperlihatkan partai berbasis Islam itu bisa jadi penentu kemenangan kubu oposisi di Pilpres 2019 mendatang.

"Ambil salah satu sampel Pilkada Jabar, jika Gerindra dan PKS bisa meyakinkan PAN (bergabung), mungkin bukan Ridwan Kamil yang tampil sebagai pemenang," ujar peneliti Indonesiaan Watch for Democracy, Abi Rekso kepada wartawan, Sabtu (30/6).

Dalam perhitungannya, Abi melihat posisi PAN masih sangat strategis untuk digandeng oleh Gerindra dan PKS. Lebih-lebih kader PAN yang menang dalam pilwakot dan pilbub adalah mereka yang dekat secara emosional dengan Amien Rais dan Hatta Rajasa.

Karena itu, PAN seharusnya bisa berdiri tegap dan dengan bangga mengajukan Amien Rais sebagai calon presiden. Apalagi, Amien sudah punya basis dukungan dari elemen non-partai.

"Gerakan non-partai yang berbasis Islam sudah mendaulat Amien Rais sebagai pimpinannya. Harusnya PAN bercermin, jika sampai hari ini belum mengusung Amien Rais. Jika tak mau kehilangan suara Muhammadiyah" tukas Abi Rekso.

Dirinya mengingatkan PAN agar bercermin dan menghargai kerja-kerja Amien Rais di pilkada. Amien Rais orang yang seharusnya PAN usung sebagai pemimpin umat dan rakyat.

Ketika ditanya awak media, kenapa dirinya kukuh mendorong Amien Rais, bukan Zulkifli Hasan atau Hatta Rajasa.

Abi Rekso menilai Hatta sudah terbukti gagal memimpin PAN di pileg dan pilpres lima tahun lalu. Karena itu, tidak perlu diusung kembali.

Partai Amanat Nasional seharusnya lebih percaya diri dan berani mengusung Amien Rais sebagai calon presiden

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News