Panen Ikan, PSK 'Serbu' Pulau Merah

Panen Ikan, PSK 'Serbu' Pulau Merah
Ilustrasi PSK. Foto: Jawa Pos

jpnn.com, BANYUWANGI - Seolah menjadi tradisi tahunan. Setiap musim panen ikan di Pantau Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi selalu dibarengi dengan membludaknya para pekerja seks komersil (PSK) yang datang dari beberapa daerah ke Lokalisasi Pulau Merah.

Sedekar untuk diketahui, tak jauh dari pantai Pulau Merah, ada lokaliasasi yang penghuninya adalah belasan PSK. Tempat tersebut sebenarnya sudah ditutup pemda setempat bersamaan ditutupnya lokalisasi yang lain.

Sayangnya penutupan itu diabaikan oleh PSK dan mucikari. Sampat sekarang, di lokalisasi yang berhadapan dengan pantai itu masih sering ditemukan praktik prostitusi.

Melihat lokalisasi Pulau Merah bergeliat kembali, aparat pun cepat-cepat bertindak, seiring dengan laporan warga yang mengaku resah.

Senin (14/10) jajaran forum Pimpinan Kecamatan pesanggaran bersama MUI dan aktivis LSM melakukan operasi gabungan. Mereka menjaring para PSK yang masih nekat menjajakan "cintanya".

Hasilnya sebanyak tujuh PSK yang mangkal di lokaslisasi Pulau Merah digaruk lalu dibawa ke Polsek Pasanggaran. "Mereka kami beri pembinaan dan kenakan pasal tindak pidana ringan," kata Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi.

Bagi PSK yang kebanyakan berasal dari Jember itu, musim panen ikan layaknya musim panen pria hidung belang. Pasalnya saat panen itulah laki-laki yang mendapatkan pengasilan dari penjualan ikan meraup banyak untung. Nan, bagi sebagian mereka itulah saat yang tepat untuk "jajan".

"Tapi kami akan terus razia. Kalau ada PSK, kami razia lagi," kata Supriyadi.   (azi/aif/mas)


Berita Selanjutnya:
Pantai Anyer Kurang Ramai

Seolah menjadi tradisi tahunan. Setiap musim panen ikan di Pantau Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News