Minggu, 22 April 2018 – 15:15 WIB

Panen Raya Padi di Lokasi Endemik WBC Berjalan Lancar

Minggu, 14 Januari 2018 – 15:35 WIB
Panen Raya Padi di Lokasi Endemik WBC Berjalan Lancar - JPNN.COM

jpnn.com, BANYUMAS - Mengawali musim panen, Minggu (15/1) pagi, panen padi perdana dilakukan di Dusun Kutowinangun, Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.

Menariknya, lokasi panen padi ini merupakan daerah yang terserang Wereng Batang Coklat (WBC). Balitbangtan hadir dan memberikan solusi melalui paket pengendalian WBC.

Pendampingan dan pengawalan paket teknologi Jarwo Super WBC merupakan paket teknologi yang meliputi penggunaan varietas unggul toleran terhadap WBC yakni Inpari 13, Inpari 31 dan Inpari 33. Pola tanam yang dilakukan adalah Jajar Legowo 2 : 1. Selain itu untuk digunakan pestisida nabati (Bioprotektor), pupuk hayati (Agrimeth) dan Bio-dekomposer (DSA).

Panen dilakukan pada hamparan padi seluas 350 ha. Ini suatu bukti bahwa teknologi pengendalian WBC berhasil. Hasil panen ubinan cukup baik dengan provitas 7,89 t/ha GKG , dimana provitas rata-rata Kabupaten Banyumas 5,6 t/ha GKG.

Hadir pada kegiatan panen ini Kapuslitbangtan, Kapusluhtan, Kadistan Provinsi (diwakili), Dandim, Ka. BBPP Batu, Kepala BPTP Jateng (diwakili), Kepala SubDivre Bulog Banyumas dan Camat serta petani yang bergabung dalam Poktan Bumi Jaya di Desa Tinggarjaya, Kec. Jatilawang, Kab. Banyumas.

Saat doorstop yang dipandu Kapusluhtan didampingi Kapuslitbang Tanaman Pangan, Kadistan, Dandim, Ka.BBPP Batu, dan Kasub Divre Bulog di depan media massa di lokasi panen. Kapuslitbangtan pada kesempatan tersebut menyampakan bahwa percepatan tanam tidak bermasalah, dimajukan satu bulan lebih awal tampaknya baik. Lokasi ini merupakan daerah endemis WBC.

Instruksi Mentan agar diambil langkah cepat pengendalian WBC dengan menjadikan lokasi ini sebagai demarea. Teknologi Jarwo Super WBC merupakan inovasi teknologi Balitbangtan, komponen utamanya varietas Inpari 33. 

Kasub Divre Bulog mengatakan, stok beras Bulog masih tersedia untuk 4 sampai 5 bulan kedepan. Operasi pasar sedang dilakukan demikian juga serap gabah tetap jalan.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar