Minggu, 21 Juli 2019 – 03:22 WIB

Panitia Siap Publikasikan Kisi-Kisi Soal Tes Masuk PTN

Selasa, 20 Januari 2015 – 04:00 WIB
Panitia Siap Publikasikan Kisi-Kisi Soal Tes Masuk PTN - JPNN.COM

JAKARTA - Panitia seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) 2015 berencana  mempublikasi kisi-kisi seleksi yang berbasis ujian tulis itu.

Pemerintah menetapkan ada tiga jalur masuk PTN tahun ini. Yakni seleksi nasional masuk PTN (SNM PTN) yang berbasis nilai unas dan penelusuran peestasi akademik. Kemudian SBM PTN yang berbasis ujian tulis, serta ujian mandiri yang dilaksanakan masing-masing kampus.

Ketua SNM PTN sekaligus SBM PTN Rohmat Wahab mengatakan, panitia belum menetapkan waktu pendaftaran SBM PTN. "Biasanya SBM PTN dilaksanakan setelah SBM PTN," katanya kemarin.

Rohmat menuturkan, muncul masukan untuk perbaikan sistem ujian tulis SBM PTN. Yakni panitia mempublikasi kisi-kisi soal yang akan diujikan kepada calon mahasiswa baru. Skemanya mirip dengan publikasi kisi-kisi ujian nasional (unas) yang rutin dibeber setiap tahun.

"Usul mempublikasi kisi-kisi soal SBM PTN ini baik sekali. Akan kita kaji bersama para rektor PTN," kata pria yang juga rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu. Dalam waktu dekat, keputusan publikasi kisi-kisi soal SBM PTN itu akan dikeluarkan.

Jika panitia benar-benar mempublikasi kisi-kisi soal SBM PTN, tentu sebuah terobosan yang penting. Sebab selama ini peserta SBM PTN "buta" terhadap materi ujian yang akan mereka garap. Calon mahasiswa bisa bersiap dengan mempelajari kisi-kisi. Mereka hanya bisa mengira-ngira berdasarkan buku presiksi soal SBM PTN yang dibuat bukan oleh panitia resmi.

Rencana lain adalah publikasi nilai hasil ujian tulis SBM PTN. Selama ini panitia hanya mengumumkan kelulusan dengan mempublikasi nama dan nomor ujian saja, tanpa disertai nilai hasil ujian. Sehingga tidak diketahui nilai yang jeblok, sihingga tak lulus SBM PTN, itu ada di mata ujian bidang apa.

"Banyak pertimbangan apakah kita nanti juga akan memampang nilai hasil ujian tulis SBM PTN," tutur Rahmat.

SHARES
TAGS   UN
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar