Parpol Harus Jadi Alat untuk Sejahterakan Kaum Marhaen

Parpol Harus Jadi Alat untuk Sejahterakan Kaum Marhaen
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjadi narasumber dalam webinar yang dilaksanakan Balitpus PDIP bertema Evaluasi Demokrasi Indonesia Pascareformasi: Menguatnya Politik Identitas dan Politik Biaya Tinggi Yang Menurunkan Kualitas Demokrasi, Selasa (29/12). Screenshot zoom

Airlangga mengharapkan partai politik di Indonesia kembali ke jalan ideologis, sehingga mampu menjadi saluran atau artikulasi politik representatif bagi rakyat Indonesia atau yang disebutnya sebagai kaum marhaen .

"Ada problem struktural yang dihadapi oleh partai politik di Indonesia. Perlu reideologisasi dan refocusing partai sehingga bisa menyelesaikan permasalahan tersebut," tandas Airlangga.

Direktur Institut Sarinah Eva Kusuma Sundari mengatakan, perlunya membenahi sistem politik nasional sehingga demokrasi bisa menyejahterakan rakyat. Dia memberi contoh soal kesetaraan kesempatan berpoliitik bagi perempuan yang masih belum terwujud.

Baginya, jika kesetaraan jender diwujudkan, maka politik akan berubah wajah sekaligus arah ke pro kesejahteraan. Bukan sekedar politik yang prosedural semata.

"Inilah saatnya kita mesti berubah. Bahwa substansi demokrasi harus diwujudkan yakni kesejahteraan yang terukur. Apa contohnya, salah satunya adalah Sustainable Development Goals," kata Eva. (tan/jpnn)

PDI Perjuangan mengajak seluruh rakyat Indonesia merefleksikan kembali sistem politik Indonesia. Indonesia membutuhkan partai politik yang berideologi demi memastikan demokrasi.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News