Partai Politik dan Inklusivitas: Memelihara Toleransi dalam Keberagaman Sosial

Oleh: Gilang Fazira

Partai Politik dan Inklusivitas: Memelihara Toleransi dalam Keberagaman Sosial
Lembaga Survei Populi Center merilis hasil survei elektabilitas partai politik (parpol) menjelang Pilpres 2024, Senin (13/2). Foto: ANTARA/HO- ilustrasi KPU.

Mereka memiliki kesempatan untuk membentuk kebijakan yang mendorong pemerintah untuk memberikan dana dan dukungan yang lebih besar dalam infrastruktur kesenian dan kebudayaan.

Dalam rangka mendukung infrastruktur kesenian dan pelestarian kebudayaan, Kaesang dan PSI bisa melakukan berbagai langkah seperti mendirikan program-program pendidikan kesenian, merumuskan kebijakan budaya yang inklusif, serta menginisiasi dialog antarbudaya.

Kolaborasi antara berbagai komunitas budaya, seniman, dan para pemangku kebijakan akan menjadi kunci keberhasilan upaya ini.

Melalui platform politiknya, PSI dan Kaesang dapat mengadvokasi dan mendorong kebijakan yang memperkuat infrastruktur kesenian dan pelestarian kebudayaan di Indonesia.

Langkah-langkah ini meliputi alokasi anggaran yang lebih besar untuk kebudayaan, reformasi pendidikan dengan menambahkan mata pelajaran kesenian yang lebih luas, serta dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya lokal.

Dengan kehadiran mereka yang energik dan berpengaruh, Kaesang dan PSI memiliki potensi besar untuk membantu mendorong pertumbuhan infrastruktur kesenian dan pelestarian kebudayaan di Indonesia.

Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, mereka dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam memajukan infrastruktur seni dan budaya serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

Penulis Adalah Anggota American Corner UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Melalui platform politiknya, PSI dan Kaesang dapat mengadvokasi dan mendorong kebijakan yang memperkuat infrastruktur kesenian dan pelestarian kebudayaan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News