Patra Jasa Membangun Pilot Project Pengelolaan Limbah Minyak untuk Ciptakan Energi Hijau

Patra Jasa Membangun Pilot Project Pengelolaan Limbah Minyak untuk Ciptakan Energi Hijau
Direktur Utama Patra Jasa Putut Ariwibowo saat Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Pertamina Grup (Pertamina Patra Niaga - Patra Jasa), Senin (11/12/2023). Foto: Patra Jasa

jpnn.com, JAKARTA - PT Patra Jasa berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga membangun pilot project aggregator untuk pengambilan Used Cooking Oil (UCO) atau limbah minyak.

Proyek ini diharapkan bisa mengembangkan portofolio dalam pengelolaan energi hijau atau green energy.

Patra Jasa adalah perusahaan yang bergerak melalui tiga pilar bisnis. Dua di antaranya adalah Hotels and Resorts.

Selain Patra Jasa, Anak Perusahaan Pertamina lain seperti PT Pertamina Bina Media (IHC) juga turut andil dalam pengembangan bisnis Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.

Bersama-sama akan melakukan kajian mengenai UCO aggregator di lingkungan rumah sakit dan hotel.

“Tentunya menghasilkan limbah UCO yang tidak dapat terelakkan,” kata Direktur Utama Patra Jasa Putut Ariwibowo saat Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Pertamina Grup (Pertamina Patra Niaga - Patra Jasa), Senin (11/12/2023).

Limbah UCO dari 10 Hotel yang dikelola Patra Jasa menghasilkan 350 liter UCO dalam sebulan.

Saat ini, Patra Jasa bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk mengelola limbah UCO agar dapat diolah kembali.

PT Patra Jasa dan PT Pertamina Patra Niaga berkolaborasi membangun pilot project aggregator untuk pengambilan limbah minyak guna menciptakan energi hijau.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News