PDIP Perintahkan Kepala Daerah Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi Covid-19

PDIP Perintahkan Kepala Daerah Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi Covid-19
PDI Perjuangan menggelar diskusi virtual dengan tema Gerakan Menanam dan Politik Anggaran: Kebijakan Terobosan Investasi, Sabtu (31/10). Screenshot

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19, banyak negara menahan hasil pangannya untuk tidak diekspor. Karena itu, Indonesia harus berdikari dalam urusan pangan.

Risma menjelaskan, selama menjadi Wali Kota Surabaya, sudah menerapkan urban farming, mengajarkan masyarakat untuk membuat kelompok tani dan menggembangkan pertanian di perkotaan.

Karena itu, pihaknya mencoba untuk mengolah tanah dan pemilihan benih, serta melakukan pendampingan.

Menurut dia, sejauh ini sudah ada sembilan kampung yang bergerak dan memperoleh hasil.

"Kami enggak pernah bayangkan mereka menanam padi dengan cara hidroponik. Dan sekarang lahan di Surabaya ditanami," ungkap Risma.

Inspektur Jenderal Kemendagri Arsan Latif mengatakan, pemimpin daerah harus bisa melihat apa kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Karena itu, harus berimprovisasi terhadap kebijakan pusat.

"Silakan APBD berbuat masyarakat, sepanjang target dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)," tutur Latif. (tan/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Kepala daerah dari PDI Perjuangan punya kewajiban mengatasi krisis pangan akibat pandemi Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News