Pekerja Cerobong Pabrik RAPP Tewas 19 Cidera

Pekerja Cerobong Pabrik RAPP Tewas 19 Cidera
Pekerja Cerobong Pabrik RAPP Tewas 19 Cidera
PANGKALANKERINCI -- Kegiatan pemeliharaan (maintenance) cerobong asap pabrik kertas PT RAPP di Pangkalankerinci berbuah petaka. Sebuah perancah kerja (scaffolding) besi setinggi 20 meter rubuh dan menimpa puluhan pekerja yang sedang bekerja di dalam cerobong.

Satu orang meninggal dunia dalam peristiwa ini akibat tertimbun ratusan potong besi scaffolding. Selain itu, 19 pekerja mengalami luka-luka, tiga di antaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat intensif.

Informasi yang diperoleh Riau Pos (Grup JPNN), insiden terjadi Jumat (24/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu puluhan karyawan tengah bekerja memanjat scaffolding dalam cerobong. Mereka naik ke atas perancah besi yang dirakit beberapa hari sebelumnya untuk melakukan perbaikan cerobong. Diduga karena tidak tahan menahan berat, tiba-tiba bagian bawah scaffolding patah, dan merubuhkan bagian atasnya. Ratusan potongan besi yang membentuk scafolding pun langsung tercerai berai dan runtuh bersama dengan 20 orang pekerja.

Beruntung, 19 orang dari mereka berhasil di keluarkan dalam keadaan selamat meskipun mengalami luka. Sementara satu korban meninggal baru dapat dievakuasi beberapa jam kemudian. Korban meninggal adalah Sutrisno (28). Jenazahnya dibawa ke RSUD Selasih Pangkalankerinci.

PANGKALANKERINCI -- Kegiatan pemeliharaan (maintenance) cerobong asap pabrik kertas PT RAPP di Pangkalankerinci berbuah petaka. Sebuah perancah kerja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News