Pemain Asing Persebaya Sebut Level Kompetisi Indonesia Jauh Dibanding Eropa, tetapi...

Pemain Asing Persebaya Sebut Level Kompetisi Indonesia Jauh Dibanding Eropa, tetapi...
Pemain Persebaya Mahmoud Eid (tenga) saat berusaha melindungi bola dari hadangan pemain Sabah FA pada laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (08/02/2020) malam. Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim

jpnn.com, JAKARTA - Pemain asing Persebaya Surabaya Mahmoud Eid memilih untuk pulang ke negaranya, Swedia, selama kompetisi belum jelas kapan dimulai lagi.

Dia pun sempat mengakui level sepak bola Indonesia bagus.

Di situs klub Persebaya, Mahmoud menceritakan momen saat dirinya bermain di Indonesia tiga bulan lamanya. Dia mengakui, antusiasme suporter dan atmosfer sepak bola di Indonesia luar biasa.

"Tiga bulan pertama adalah momen yang paling tidak bisa saya lupakan. Saya juga bisa memberikan trofi di turnamen pramusim," ucapnya.

Tetapi, lanjut Mahmoud, sukacita dan rasa senangnya main di Indonesia ternyata berubah total saat pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia dengan cepat termasuk di Indonesia.

"Semua berubah saat pandemi datang. Rasanya, sangat tidak enaklah pastinya. Saya ingin liga dilanjutkan tetapi malah sekarang kondisinya seperti makin tidak jelas," ungkapnya.

Karena itu, dia pun mengakui saat kompetisi di negara lain bergulir, termasuk di Eropa berusaha dengan keras agar kompetisi tetap bisa berjalan di tengah pandemi, di Indonesia justru berbeda.

Bentuk perlawanan dan perjuangan sepak bola di tengah kondisi saat ini yang ditunjukkan kompetisi di Eropa, berbanding terbalik dengan di Indonesia.

Pemain asing Persebaya Surabaya Mahmoud Eid memilih untuk pulang ke negaranya, Swedia, selama kompetisi Liga 1 belum jelas kapan dimulai lagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News