Pemda dan Nelayan Dukung soal Rencana Jokowi di Natuna

Pemda dan Nelayan Dukung soal Rencana Jokowi di Natuna
Nelayan Natuna. Foto: Dokumen JPNN

"Bagi nelayan yang mau ikut bersaing akan difasilitasi dan akan dibantu pemerintah daerah. Pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada lokal, baik tangkap maupun budidaya," janji Hamid Rizal.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Natuna Zainudin Hamzah mengemukakan, rencana pengalihan nelayan di pulau Jawa ke Natuna adalah kesempatan emas bagi nelayan tradisional Natuna untuk menstransfer teknologi.

"Kami (Nelayan,red) sangat welcome, kedatangan nelayan dari pulau Jawa bisa menstranfer teknologi, nelayan di Natuna masih jauh tertinggal," kata Zainudin, Minggu (24/7).

Diakui Zainudin, nelayan di Natuna sudah menerima dengan senang hati. Karena sudah terdapat peraturan pemerintah (PP) untuk percepatan pembangunan Natuna di bidang industri perikanan dan migas.

Bagaimana nasib nelayan tradisional lokal, dikatakan Zainudin, pemerintah melalui Dirjen tangkap sudah berjanji memberikan solusi. Nelayan lokal tetap dibina dan dibantu peralatan pendukung. 

Bahkan Dirjen tangkap sudah menyetujui penambahan bantuan kapal tangkap sebanyak 80 kapal tangkap tahun ini untuk nelayan tradisional Natuna, dan akan terus diperbanyak.

"Kami nelayan sudah berdiskusi dengan dirjen tangkap dan bu menteri kelautan dan perikanan. Kami menerima dengan senang, tentu hal ini bisa mengangkat nelayan di Natuna yang selama sudah tertinggal," ujar Zainudin.

Menyangkut kapal tangkap dan alat tangkap hingga jalur penangkagan kapal ikan dari Jawa sambungnya, fishing groundnya di Zona Ekonomi Eklusif Indonesia (ZEEI). 

NATUNA - Rencana Presiden Joko Widodo yang mentransfer 6.000 nelayan Jawa ke Natuna mendapat sambutan yang baik dari pemerintah daerah dan nelayan Natuna.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News