Pemerintah Bersiap Hadapi Dampak Konflik Rusia-Ukraina

Pemerintah Bersiap Hadapi Dampak Konflik Rusia-Ukraina
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai konflik antara Rusia-Ukraina berpotensi meningkatkan harga pangan di dalam negeri. ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/wsj.

Menurut Agus, konflik Rusia-Ukraina akan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan, yang akan direspons oleh bank sentral global dengan tidak terlalu agresif meningkatkan suku bunga acuan.

"Kalau volatilitas pasar keuangan meningkat, risiko stagflasi akan mendorong bank sentral menjadi lebih akomodatif dan tidak terlalu agresif menaikkan suku bunga. Ini mengurangi shock yang akan terjadi," ucapnya.

Namun, sektor perdagangan Indonesia tidak akan terlalu dipengaruhi konflik kedua negara, tetapi berpotensi mendapatkan surplus neraca dagang dari peningkatan harga komoditas.

"Berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ucap Agus. (antara/jpnn)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai konflik antara Rusia-Ukraina berpotensi meningkatkan harga pangan di dalam negeri.


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News