Pemuda Menikahi Nenek 82 Tahun, soal Malam Pertama, Oh

Pemuda Menikahi Nenek 82 Tahun, soal Malam Pertama, Oh
BEDA 54 TAHUN: Martha Bate (kiri) bersama suaminya, Sofyan Lohodandel, setelah pemberkatan di GPdI Horeb Lelema, Kecamatan Tumpuan, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Sabtu (18/2). Foto: Facebook Meike Rawis

Jaraknya sekitar 2 jam 30 menit jalan darat plus 45 menit naik perahu untuk menuju rumah mempelai perempuan di Minahasa Selatan. Saat acara pemberkatan kemarin, keluarga Sofyan datang berombongan dengan dua minibus.

Bagaimana dengan keluarga Martha? Perempuan yang lebih tepat dipanggil nenek itu sudah tidak punya siapa-siapa lagi di rumah.

Suaminya sudah lama meninggal dunia. Sedangkan dua anaknya kini tinggal di luar negeri. Si sulung, Mike Bate, menetap di Jerman bersama keluarganya.

Sementara itu, James Bate bekerja di Arab Saudi. Mereka tak sempat datang dalam upacara pemberkatan pernikahan sang mama Sabtu lalu.

’’Tapi, anak-anak Mama semua setuju kok Mama nikah lagi. Mereka merestui,’’ ujar Martha saat ditemui Manado Post (Jawa Pos Group) di rumahnya, Lingkungan IV, Desa Lelema, Kecamatan Tumpuan, Minahasa Selatan, kemarin (20/2).

Dalam upacara pemberkatan itu, keluarga Martha diwakili sanak saudaranya sebagai saksi.

’’Jadi, intinya, kedua keluarga kami merestui perkawinan saya sama Papa Sofyan,’’ tambah Martha yang tampak sudah terbiasa menggunakan panggilan mama-papa antara dirinya dan sang suami, Sofyan.

Upacara itu pun berlangsung khidmat meski hanya dihadiri keluarga dekat kedua mempelai. Tak ada acara khusus setelah itu.

Pasangan yang sedang dimabuk asmara, Sofyan Lohodandel, 28, dan Martha Bate, 82, tak menghiraukan cibiran orang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News