Pendapatan Mitratel Bakal Meningkat di Era 5G

Pendapatan Mitratel Bakal Meningkat di Era 5G
Salah satu menara telekomunikasi yang dikelola oleh Mitratel. Foto dok Mitratel

jpnn.com, JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) berpeluang memacu pendapatan lantaran permintaan operator telekomunikasi terhadap menara telekomunikasi bakal meningkat di era 5G.

Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ini mengelola menara telekomunikasi lebih dari 28 ribu unit yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah Menara telekomunikasi akan ditambah seiring dengan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham Mitratel dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 29,85 persen saham kepada publik.

Dana IPO ini antara lain dialokasikan Mitratel untuk membeli tower sebanyak 6.000 unit. 

Research Analyst PT Indopremier Sekuritas Hans Tantio mengatakan kebutuhan Menara telekomunikasi berspektrum tinggi diprediksi meningkat di era 5G, sehingga Mitratel berpotensi meningkatkan kinerja bisnis di masa mendatang.

“Kebutuhan tower dan spektrum tinggi akan meningkat, peluang bisnis untuk perusahaan penyedia tower komunikasi seperti Mitratel,” ujar Hans di Jakarta, Kamis (9/11). 

Hans berpendapat cakupan dan ketersediaan tower telekomunikasi Mitratel itu menjangkau wilayah di luar Pulau Jawa.

“Ketersediaan tower Mitratel di luar Pulau Jawa merupakan unique selling point yang membedakan Mitratel dengan kompetitornya. Saya meyakini kinerja fundamental Mitratel akan bertumbuh di era 5G,” ucap Hans. 

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) berpeluang memacu pendapatan lantaran permintaan operator telekomunikasi terhadap menara telekomunikasi bakal meningkat di era 5G.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News