Pendiri Telegram Ejek WhatsApp, Ini Katanya
jpnn.com - Pendiri Telegram Pavel Durov dengan jelas menyindir WhatsApp yang dia sebagai aplikasi perpesanan murah dan tidak relevan.
"Di depan kami berdiri WhatsApp - imitasi Telegram yang murah dan sudah tidak relevan lagi," kata Durov di channel Telegram pribadinya.
Dalam unggahan itu, Pavel mengumumkan bahwa Telegram kini telah memiliki satu miliar pengguna aktif.
Jumlah pengguna Telegram naik dari 950 juta pengguna aktif bulanan pada Juli 2024.
Kini Telegram menjadi aplikasi perpesanan terbesar kedua di dunia setelah WhatsApp.
Pavel Durov lalu berkomentar bahwa selama bertahun-tahun WhatsApp menghabiskan uang dan meniru inovasi Telegram.
"(WhatsApp) berusaha mati-matian meniru inovasi kami sambil menghabiskan miliaran dolar untuk lobi dan kampanye PR untuk memperlambat kami."
"Mereka gagal. Telegram tumbuh, menjadi perusahaan menguntungkan, dan - tidak seperti kompetitor kami - mempertahankan independensinya," ucapnya.
Pendiri Telegram Pavel Durov dengan jelas menyindir WhatsApp yang dia sebagai aplikasi perpesanan murah dan tidak relevan.
- WhatsApp Menutup Fitur Avatar di Semua Perangkat
- WhatsApp Berlangganan Mulai Diuji Coba, Ini Fitur dan Prediksi Biayanya
- Aldi Taher Mengeluh Nomor Hpnya Diserbu Ribuan Pesan, Sampai Ngehang
- WhatsApp Perbarui Aplikasi di CarPlay: Lebih Lengkap dan Intuitif
- WhatsApp Tambah 6 Fitur Baru, dari Hemat Memori hingga Bantuan AI
- Trafik Data Melejit Saat Lebaran 2026, Indosat Buktikan Kualitas Jaringan
JPNN.com




