Pengakuan Siswa SMPN 1 Turi Sleman: Teman Hanyut, Guru yang Menolong Juga

Pengakuan Siswa SMPN 1 Turi Sleman: Teman Hanyut, Guru yang Menolong Juga
Petugas melakukan penyisiran untuk mencari sejumlah siswa SMPN 1 Turi Sleman yang tenggelam di Kali Sempor, Jumat (21/2). Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp

jpnn.com, SLEMAN - Kegiatan susur sungai Sempor yang dilakukan SMPN 1 Turi Sleman, Jumat (21/2) berujung petaka.

Hingga Sabtu (22/2) pagi, data BPBD DIY menyebutkan tujuh siswa meninggal. Total siswa yang mengikuti kegiatan sebanyak 249 orang yang terdiri dari 124 siswa kelas VII dan 125 siswa kelas VIII.

Dari insiden tersebut, 216 siswa selamat, 23 orang terluka, tujuh siswa meninggal dan tiga lainnya masih dicari.

Salah satu siswa yang selamat, Nursyifa Nadhillah (14 tahun), saat diwawancarai Radar Jogja di lokasi kejadian mengatakan, hanya lima guru yang mendampingi kegiatan dan ada beberapa kakak kelas yang ikut.

Dia menuturkan, saat berangkat susur sungai, cuaca sudah mendung nyaris hujan.

Saat itu, lanjutnya, jalan susur sungai dengan berpegangan tangan dengan teman-teman. Namun, tiba-tiba air datang dari atas kemudian ada teman yang hanyut.

Dari insiden susur sungai Sempor tersebut, 216 siswa SMPN 1 Turi Sleman selamat, 23 terluka, tujuh siswa meninggal dan tiga lainnya masih dicari.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News