Pengembangan Bandara Sorong Perlu Didorong

Pengembangan Bandara Sorong Perlu Didorong
Anggota Komisi V DPR, Michael Wattimena saat melakukan kunjungan kerja ke Sorong, Selasa (16/4).
Lamberthus justru mengkritisi kebijakan pemerintah yang seolah hanya memanjakan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta atau Hasanuddin di Makassar. Sembari bercanda, Lamberthus minta Komisi V DPR membantu pengembangan Bandara DEO.  "Pak Ketua (Laurens Bahang Dama, red), keliru kalau begini. Berbuatlah sesuatu untuk Papua. Kami akan bangga," pintanya.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi V DPR Michael Wattimena yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Papua Barat langsung mendapat amanah untuk memperjuangkan perpanjangan runway Bandara DEO. Michael mengatakan, Sorong memang punya potensi untuk dikembangkan sebagai kota perdagangan dan jasa.

Namun, lanjut politisi Partai Demokrat itu, hal itu memang harus ditunjang dengan infrastruktur yang mendukung.  "Kota Sorong etalase ke tanah Papua. Kita berharap Sorong menjadi kota jasa yang terbesar di wilayah timur Indonesia," katanya.

Michael yang mengantongi suara terbesar dari pemilih di Kota Sorong pada Pemulu 2009 lalu itu pun sangat berharap bisa memperjuangkan aspirasi pengembangan Bandara DEO. Dipaparkannya, dalam APBN 2013 memang sudah dianggarkan dana Rp 50 miliar untuk pengembangan runway Bandara DEO.

SORONG - Bandara Domine Eduard Osok (DEO) di Kota Sorong, Papua Barat, dinilai sudah sangat mendesak untuk dikembangkan. Karenanya, Komisi V DPR

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News