JPNN.com

Pengemudi Ojol Minta Tak Ada Penurunan Tarif Lagi

Senin, 13 Mei 2019 – 12:20 WIB Pengemudi Ojol Minta Tak Ada Penurunan Tarif Lagi - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan sejak 1 Mei 2019 memberlakukan tarif baru untuk ojek Online (ojol).

Tarif baru yang ditetapkan oleh Kemenhub tersebut dinilai oleh Darmaningtyas, pengamat transportasi yang juga Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Indonesia (MTI) sudah ideal.

"Tarif yang diberlakukan sekarang sudah tengah-tengah, melindungi pengemudi dan juga melindungi penumpang," jelasnya.

BACA JUGA : Tarif Ojek Online Dikeluhkan, Begini Respons Menhub

Menurutnya jika tarif terlalu murah yang senang hanya penumpang. Tetapi jika terlalu mahal penumpang tidak senang serta hanya pengemudi dan pemilik aplikasi yang diuntungkan.

Darma menambahkan, tarif yang diberlakukan oleh Kemenhub saat ini terbilang lebih murah jika dibandingkan dengan tarif ojol ketika pertama kali layanan ini muncul. 

"Saat pertama kali layanan ini ada kan tarifnya Rp4.000/km, kemudian terlihat murah karena pemilik aplikasi menurunkan tarif semurah-murahnya dengan berbagai macam promo dan perang tarif," ungkapnya.

Menyusul pemberlakuan tarif baru ini pemilik aplikasi ojek online seperti GoJek menyatakan mengalami penurunan order karena dianggap terlalu mahal. 

2 dari 3 halaman

GoJek pun sempat berupaya mengembalikan ke tarif seperti semula (menurunkan tarif) atau tidak seperti yang ditetapkan pemerintah pada 1 Mei 2019 lalu.

Langkah penurunan tarif kembali yang dilakukan oleh GoJek ini dinilai Darma, merupakan sikap yang tidak patuh pada aturan.

"Sayangnya Kemenhub tidak bisa memberikan sanksi karena yang bisa memberikan sanksi adalah Komnfo mengingat izin perusahaan aplikasi adanya di Kominfo," imbuhnya.

BACA JUGA : Tarif Ojek Online Naik, Permintaan Layanan Go-Jek Turun

Sementara itu, Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono menganggap melalui pemberlakuan tarif tersebut pemerintah sudah memerhatikan kepentingan para pengemudi ojek online. Meskipun tarif tersebut masih belum sesuai dengan harapan.

"Setidaknya pemerintah sudah memerhatikan nasib ojek online. Setelah evaluasi selama tiga bulan kami harapkan ada peningkatan lagi secara bertahap," ungkapnya.

BACA JUGA : Pemerintah Perlu Buat Aturan Soal Tarif Promo Ojek Online

Alasan penurunan kembali tarif yang sempat dilakukan oleh GoJek beberapa waktu lalu dinilai tidak mempunyai alasan yang tepat.

3 dari 3 halaman

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...