Penjelasan Pemerintah Soal Harga BBM, Begini

Penjelasan Pemerintah Soal Harga BBM, Begini
Menteri ESDM Arifin Tasrif saat temu media di Gedung Ditjen Migas Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/2/2024). ANTARA/Benardy Ferdiansyah.

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak akan naik hingga beberapa bulan ke depan.

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif harga BBM nonsubsidi tidak akan naik hingga Juni 2024.

“Kira-kira Juni lah. Karena masih 83 dolar AS (per barel), ya,” ujar Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat (8/3).

Meski demikian, pemerintah, kata Arifin, masih menghitung dampak kepada Pertamina, khususnya terkait revenue dari Pertamina Patra Niaga.

"Kan nanti ada hitungannya,” ucap Arifin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan tidak ada kenaikan tarif dasar listrik dan BBM hingga Juni 2024.

"Tadi diputuskan dalam sidang kabinet paripurna tidak ada kenaikan listrik, tidak ada kenaikan BBM sampai Juni (2024), baik itu yang subsidi," kata Menko Airlangga di Jakarta, Senin (26/2).

Hal itu, kata Airlangga, menjadi salah satu faktor penyebab melebarnya target defisit fiskal APBN 2024 yang tercatat sebesar 2,29 persen terhadap PDB.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan soal harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, begini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News