Pentolan Aktivis '98: Wis Wayahe Prabowo Jenderal Bintang Empat

Pentolan Aktivis '98: Wis Wayahe Prabowo Jenderal Bintang Empat
Ketua Ikatan Aktivis 98 Immanuel Ebenezer. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Ikatan Aktivis 98 Immanuel Ebenezer menilai tak ada yang perlu dipersoalkan dari penganugerahan pangkat istimewa jenderal bintang empat kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Pasalnya, ujar mantan aktivis mahasiswa yang akrab disapa Noel itu, Prabowo selama empat tahun lebih mengabdi di Kementerian Pertahanan, telah banyak berkontribusi kepada TNI.

"Jika banyak yang menganggap pemberian pangkat ini bersifat politis, kita pun juga harus pahami bahwa meski secara resmi disematkan oleh Presiden Joko Widodo, inisiator pemberian pangkat istimewa ini sendiri datangnya dari instistusi TNI. Jadi marilah kita berpikir positif saja bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk rasa terima kasih TNI kepada salah satu personil terbaiknya yaitu Jenderal Prabowo Subianto," kata Noel dalam keterangannya, Rabu (28/2).

Dia juga tidak setuju dengan pendapat yang menyebut pemberian pangkat itu mirip dengan kebiasaan Order Baru.

Noel mengingatkan bahwa aturan yang menjadi dasar pemberiannya sendiri adalah UU Nomor 20 Tahun 2009 yang diluncurkan setelah reformasi.

Lagipula, lanjut dia, Prabowo bukan satu-satunya yang diketahui pernah menerima penghormatan serupa.

"Sejumlah nama-nama tokoh militer seperti Jenderal SBY, Jenderal Luhut Pandjaitan, Jenderal Hendropriyono, Jenderal Agum Gumelar juga menerima kenaikan pangkat istimewa yang sama," ujar Noel.

"Jadi bisa dikatakan wis wayahe Jenderal Prabowo Subianto atas pengabdiannya selama ini menerima penghormatan yang sama. Mari kita dukung terus pemerintahan ini, agar stabilitas pertahanan yang pasti juga berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi nasional juga terjaga dengan baik," pungkas dia. (dil/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Ketua Ikatan Aktivis 98 Immanuel Ebenezer alias Noel mengingatkan bahwa Prabowo bukan satu-satunya yang diketahui pernah menerima penghormatan serupa.


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News