Peran RS Terapung Bantu Tangani Peserta BPJS Kesehatan Penderita Jantung Bocor Asal NTT

Peran RS Terapung Bantu Tangani Peserta BPJS Kesehatan Penderita Jantung Bocor Asal NTT
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti saat melakukan kunjungan langsung ke Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Rabu (30/8). Foto: Dokumentasi Humas BPJS Kesehatan

jpnn.com, SURABAYA - Keberadaan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) memberikan dampak positif terhadap penanganan pasien BPJS Kesehatan asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, jika tanpa keberadaan RSTKA sehingga tidak ditangani dengan segera, penyakit yang diidap oleh pasien tersebut akan terus memburuk.

Kepala Ruang Operasi Instalasi PPJT RSUD dr Soetomo, Yan Efrata Sembiring menyampaikan saat ini pihaknya sedang memberikan penanganan medis terhadap pasien atas nama Claudia Manek.

Remaja berusia 13 tahun itu didiagnosis menderita penyakit jantung bocor, dan kelainan pada katup serta sekat jantung hasil rujukan dari RSUD Malaka.

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan, kondisi pasien berada dalam kategori berat dan akan memburuk dalam satu atau dua bulan, jika tidak dapat penanganan yang tepat.

Karena itu, pihak manajemen rumah sakit menganggap kondisi pasien dianggap sebagai prioritas dalam penanganan medis.

“Kasus yang dihadapi Claudia tidaklah sederhana, karena melibatkan kelainan pada katup dan dinding jantung yang bocor akibat tidak tertangani sejak lahir," ungkap Yan.

Claudia akhirnya menjalani operasi selama tiga jam untuk menutup kebocoran pada klep dan dinding jantungnya.

Peserta BPJS Kesehatan bernama Claudia Manek yang menderita jantung bocor akhirnya bisa ditangani dengan segera berkat keberadaan RS Terapung

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News