Perbuatan Bripda PS Memalukan Sekali, Pantas Dipecat dari Polri

Perbuatan Bripda PS Memalukan Sekali, Pantas Dipecat dari Polri
Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan kasus Bripda PS yang ditembak karena terlibat pemerasan. Ilustrasi Foto: Romensy Augustino/JPNN.com

Para pelaku memerasa korban dengan jumlah uang bervariasi, dari belasan hingga puluhan juta rupiah.

"Kelompok aksi pemerasan eksis di 15 tempat kejadian perkara (TKP)," ungkap Kombes Ade di Solo pada Jumat (22/4).

Komplotan itu melakukan pemerasan terhadap sasaran dengan mengakses hotel-hotel melati.

Mereka menyasar para korban yang terindikasi berselingkuh, kemudian mendokumentasikannya untuk bahan pemerasan.

Baca Juga: Cinta Terlarang dengan Janda Rachma Bikin Kasatpol PP Gelap Mata

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy  menyebut kejahatan Bripda PS bersama komplotannya terungkap dari laporan korban berinisial WP ke Polresta Surakarta.

WP mengaku difitnah oleh oknum polisi Bripda PPS bersama empat rekannya yang warga sipil.

Laporan itu diselidiki polisi dan berujung penangkapan komplotan itu oleh Tim Resmob Polresta Surakarta di wilayah Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo.

Ulah oknum polisi berinisial Bripda PS yang bertugas di Polres Wonogiri ini sungguh memalukan. Dia pantas dipecat dari Polri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News