Percaya deh, Hoax Cuma Bikin Masyarakat Malas ke TPS
jpnn.com - jpnn.com - Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz menyayangkan banyaknya informasi palsu yang beredar dengan cepat, jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.
Baik itu informasi palsu dengan mengunggulkan salah satu pasangan calon, atau menjatuhkan pasangan calon lain.
Masykurudin menyayangkan, karena efeknya secara tidak langsung memengaruhi minat masyarakat untuk memilih.
Kondisi yang terjadi kata Masykurudin, justru meningkatkan sentimen negatif masyarakat pemilih.
"Perbincangan sosial dalam hal pilkada dengan materi berita palsu hanya menghasilkan emosi pengirim dan penerima. Tidak berpengaruh apapun terhadap peningkatan elektabilitas dari praktik tersebut," ujar Masykurudin di Jakarta, Kamis (2/2).
Menghadapi kondisi yang ada, Masykurudin mengharapkan seluruh pihak dapat menghentikan kegiatan penyebaran informasi palsu, dan memperbincangkan materi negatif penuh kebencian, pada materi yang lebih positif, dan mendidik masyarakat pemilih.
"Masih banyak pemilih yang belum yakin benar untuk hadir ke TPS (tempat pemungutan suara,red) dan menentukan pilihan. Kelompok ini yang perlu diberikan informasi secara benar dan substansial. Bukan dengan berita bohong tanpa sumber," pungkas Masykurudin.(gir/jpnn)
Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz menyayangkan banyaknya informasi palsu yang beredar
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Kasus Konten Hoaks, Polisi Tangkap 8 Tersangka dan Sita Rp220 Juta
- 1.890 Konten Hoaks Berseliweran di Masyarakat dalam 1 Tahun
- Menindak Kampanye Hitam dan Buzzer
- Cawalkot Cilegon Robinsar jadi Korban Fitnah, Tim Pemenangan Langsung Bergerak
- Kampanye Hitam Ancam Demokrasi Sumsel, Masyarakat Diharapkan Cerdas Pilih Pemimpin
- Dukung Pramono-Rano, Koral 98 Siap Adang Isu Kampanye Hitam
JPNN.com




