Percepat Regenerasi Petani, Kementan Bangun Lokal Champions

Percepat Regenerasi Petani, Kementan Bangun Lokal Champions
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi (kedua dari kanan) pada acara Ngobrol Asyik Penyuluhan On The Spot (Ngobras OTS) Volume 33 dilaksanakan di SRR Farm, Selasa (22/8). Foto: Kementan

Rizky menjelaskan SRR Farm menggunakan pakan 70% dari hijauan.

"Kami juga memanfaatkan limbah pertanian seperti tebu dan jagung," ujarnya.

Untuk kebutuhan domba kambing di daerah Jabodetabek masih sangat kurang, tetapi, potensinya masih sangat besar.

"Pesan saya untuk teman-teman semua, bahwa hapus pemikiran kalau modal itu hanyalah uang, pemikirannya diganti dengan diri sendiri, relasi, dan peran serta pemerintah," tegas Rizky Bayu.

Menurut narasumber lainnya yang merupakan Koordinator BPP Jonggol Jajang mengatakan bahwa penyuluh selalu mendampingi para petani milenial untuk belajar bisnis melalui pelatihan Bimtek petani.

"Kita gerakkan petani milenial untuk sebagai seorang pembisnis untuk pertanian, kita bisa mengadakan pelatihan dan sharing untuk semua petani milenial. Sehingga mereka dapat menurunkan ilmu yang sudah didapat untuk berbagi kepada para petani milenial untuk dapat mencontoh bisnis yang sudah di jalankan,” urai Jajang.

Jajang mengatakan bahwa di wilayah BPP Jonggol ada 53 petani milenial yang kegiatan Bimteknya bisa dijadikan contoh dan ditiru oleh petani milenial lainnya.

"SRR Farm dengan kesuksesnya dapat dicontoh sebagai peternak muda yang berhasil. Para penyuluh disini akan mengiring para petani muda untuk memulai bisnis baik di bidang pertanian maupun peternakan," katanyanya. (rhs/jpnn)


Kementan membangun lokal champions untuk mempercepat regenerasi petani lewat milenial.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News