Peringati HLUN, Kemensos Tekankan Peran Penting Keluarga

Peringati HLUN, Kemensos Tekankan Peran Penting Keluarga
Peringatan HLUN ke-25 kali ini, Kemensos mengambil tema “Lansia Bahagia Bersama Keluarga”.Foto: Kemensos

"Dari kondisi tersebut, maka orang tualah yang menjadi penjuru bagi generasi muda sekaligus panutan," katanya.

Andi menyebutkan menghargai, menyayangi, dan menghormati orang tua, khususnya para lansia bukan berarti sesuatu yang berlebihan karena fase tersebut ialah sebuah keniscayaan.

"Para generasi penerus hendaknya dapat memahami tentang hakekat orang tua khususnya para Lanjut usia dalam struktur kedudukannya didalam keluarga dan masyarakat, karena keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah struktur dan kultur Sosial, " katanya.

HLUN diperingati atas dasar situasi dan kondisi sejarah yang pada waktu itu Dr. KRT Radjiman Widiodiningrat, didaulat oleh peserta sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) untuk menjadi pimpinan sidang dimaksud karena memiliki pemikiran yang cemerlang sekaligus sebagai anggota paling sepuh pada 29 Mei 1945.

Tanggal tersebut dicetuskan kembali dan dicanangkan 29 Mei 1996 di Semarang sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) oleh Presiden RI pada saat itu, sebagai penghormatan atas jasa, pemikiran dan kebijakan Dr. KRT Radjiman Widiodiningrat. (jpnn)

Peringatan HLUN ke-25 kali ini, Kemensos mengambil tema “Lansia Bahagia Bersama Keluarga".


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News