Perjalanan Menyesakkan Dada demi Bangkai Kapal Titanic

Perjalanan Menyesakkan Dada demi Bangkai Kapal Titanic
Kapal selam Titan yang digunakan untuk melakukan ekspedisi ke bangkai Titanic dirancang untuk lima orang hingga kedalaman 4.000 meter. ()

Ahmed Gabr pernah melakukan penyelaman scuba terdalam pada tahun 2014. Dia mencapai kedalaman 332 meter di bawah permukaan Laut Merah.

Operasi kapal selam militer dirancang khusus, tapi para ahli mengatakan biasanya maksimal sampai kedalaman 500 meter.

Penyelamatan kapal selam terdalam terjadi di kedalaman 480 meter pada tahun 1973, ketika dua orang diselamatkan dari kapal selam Pisces III di dasar laut lepas pantai Irlandia.

Ekspedisi ke dasar laut juga harus bergulat dengan bahaya dari jaring-jaring, misalnya terjerat dalam jaring ikan atau terperangkap di bawah karang, yang bisa membuat misi tidak bisa kembali ke atas permukaan air.

Kapal selam mengandalkan pemberat untuk menyesuaikan daya apungnya agar bisa kembali ke permukaan.

Hal ini melibatkan penurunan berat saat tiba waktunya untuk naik. Titan dilaporkan memiliki tujuh tingkat 'fallback', sehingga dapat muncul ke permukaan air, meski beberapa sistemnya gagal.

Pada kedalaman sekitar 1.000 meter, segalanya pun berubah. 'Zona tengah malam' lautan dimulai, karena sinar matahari tidak lagi menembus lapisan air sedalam ini.

Suhu juga turun hingga 4 derajat Celcius. Jika kapal selam mengalami kehilangan daya, penumpangnya akan merasakan cuaca dingin yang ekstrem.

Samudra Atlantik Utara, tempat kapal selam Titan diluncurkan untuk perjalanan wisata melihat bangkai kapal Titanic, sangat menantang dan tidak ramah

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News