Pernah Latihan Militer, Cai Changpan Mampu Bertahan 1 Bulan di Hutan, Itu Jenazahnya

Pernah Latihan Militer, Cai Changpan Mampu Bertahan 1 Bulan di Hutan, Itu Jenazahnya
Petugas forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati bersama anggota Polrestro Tangerang menurunkan jenazah Cai Changpan dari mobil ambulans untuk diperiksa Tim Forensik RS Polri, Sabtu malam (17/10/2020). Foto: ANTARA/Andi Firdaus

jpnn.com, JAKARTA - Terpidana mati Cai Changpan yang kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, diduga karena bunuh diri, di sebuah tempat pembakaran ban di Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10) pagi.

Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati melakukan autopsi terhadap jenazah Cai Changpan alias Cai ji Fan.

Ambulans yang membawa jenazah Cai Changoan tiba di Ruang Instalasi Kedokteran Forensik, Sabtu sekitar pukul 19.30 WIB.

Jenazah bandar sabu-sabu seberat 135 kilogram itu terbungkus kantong mayat berwarna oranye di dalam keranda besi.

Jenazah diturunkan dari ambulans oleh sejumlah petugas dari Polrestro Tangerang lalu dibawa ke ruang forensik untuk diautopsi.

Kabar pengiriman jenazah berstatus narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang di Rumah Sakit Polri Kramat Jati disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

"Kami bawa ke RS Polri untuk autopsi," katanya.

Yusri mengatakan proses autopsi akan membuktikan apakah narapidana warga negara China itu tewas akibat bunuh diri atau ada faktor lain.

Disebut pernah ikut latihan militer, Cai Changpan ternyata hanya mampu bertahan hidup di hutan selama 1 bulan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News