Persempit Ruang Gerak Mafia Unas

Persempit Ruang Gerak Mafia Unas
Persempit Ruang Gerak Mafia Unas
JAKARTA - Pelaksanaan ujian nasional (unas) 2012 jenjang SMA dan sederajat semakin dekat. Seperti biasa, laporan pelanggaran unas sering muncul di detik-detik akhir pelaksanaan ujian tahunan itu. Potensi kebocoran naskah ujian saat diantar menuju sekolah, masih menjadi sorotan utama panitia.

 

Di antara pihak yang paling mencemaskan keamanan naskah ujian saat perjalanan menuju sekolah adalah jajaran rektor PTN. "Kami sangat ingin ujian ini berlangsung jujur atau sportif," tutur Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Idrus A. Paturisi, Jumat (13/4). Dengan unas jujur, mereka tidak ragu menggunakan nilai ujian ini untuk pertimbangan masuk PTN.

 

Dari seluruh perjalanan soal hingga sampai ke tangan siswa saat ujian nanti, Idrus mengatakan potensi kebocoran masih tetap ada. Terutama saat amplop-amplop berisi naskah ujian bergeser dari kantor polisi menuju sekolah tempat ujian. "Sayangnya, kami tidak memiliki wewenang untuk memantau atau mengawasi perjalanan naskah ujian," katanya.

 

Idrus yang juga menjabat sebagai rektor Universitas Hasanuddin, Makassar itu menuturkan, koordinator transportasi naskah unas ini dipegang unsur dari dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten dan kota. Dia meminta, para petugas yang terlibat dalam perjalanan naskah soal ujian ini tidak main-main saat membawa naskah ke sekolah.

JAKARTA - Pelaksanaan ujian nasional (unas) 2012 jenjang SMA dan sederajat semakin dekat. Seperti biasa, laporan pelanggaran unas sering muncul di

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News