Perusahaan Keuangan AMP Dituding Bertindak Diktator

Perusahaan Keuangan AMP Dituding Bertindak Diktator
Perusahaan Keuangan AMP Dituding Bertindak Diktator

"Para klien AMP ditagih setiap bulan secara otomatis dan tidak menerima apa-apa," katanya.

Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) menyelidiki berbagai lembaga keuangan termasuk AMP, Bank ANZ, Commonwealth Bank, dan Bank NAB yang membebankan biaya kepada pelanggan padahal tidak memberikan layanan apa-apa sejak 2015.

AMP mengakui bahwa sejak 2008 pihaknya melakukan kesalahan tagihan kepada lebih 15.000 pelanggan dengan nilai $ 4,7 juta. Tagihan ini dikenakan untuk biaya penasihat keuangan yang telah meninggalkan perusahaan itu dan belum diganti.

Perusahaan ini mengatakan 3.500 klien sengaja dikenakan biaya tanpa layanan, dengan total kurang dari $ 600.000, sedangkan sisanya dibebankan biaya secara keliru.

Investigasi ASIC atas praktek AMP ini masih berlangsung.

Strong mengatakan tawaran insentif AMP untuk bergabung membuatnya merasa seperti, "melacurkan diri pada perusahaan".

"Jadi boneka mungkin cara terbaik untuk menggambarkannya," katanya.

Ditekan untuk menjual produk in-house

Strong mengatakan AMP mulai menekannya untuk menjual produk-produk in-house AMP dibandingkan produk lainnya di pasar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News